Menguasai Teknik Memipet: Panduan Lengkap Teknik Pemipetan yang Baik di Laboratorium

Memipet adalah salah satu keterampilan dasar yang wajib dikuasai oleh setiap orang yang bekerja di laboratorium. Proses ini, yang terlihat sederhana, ternyata sangat krusial untuk menjamin akurasi dan presisi hasil pengujian. Kesalahan kecil saat memipet bisa menyebabkan hasil yang tidak valid, bahkan memicu kerugian besar.

Untuk mencapai hasil yang optimal, kita tidak hanya membutuhkan alat pipet yang terkalibrasi dengan baik, tetapi juga harus menguasai teknik pemipetan yang benar. Mari kita bahas langkah demi langkahnya.

1. Kenali Pipet Anda: Memilih dan Mengatur Volume yang Tepat

Ada berbagai jenis pipet di laboratorium, mulai dari pipet tetes, pipet volumetrik, hingga mikropipet yang paling umum digunakan untuk volume kecil. Mikropipet ini memiliki dua jenis mekanisme:

  • Positive Displacement: Digunakan untuk cairan kental, mudah menguap, atau radioaktif.
  • Air Displacement: Paling umum digunakan untuk cairan berair.

Sebelum memulai, pastikan Anda menggunakan ukuran pipet yang sesuai dengan volume larutan yang akan diambil. Misalnya, jangan gunakan pipet 1000 µL untuk mengambil 10 µL karena akan menurunkan akurasi secara signifikan. Atur volume dengan hati-hati menggunakan tombol putar hingga angka yang diinginkan muncul di layar.

 2. Teknik Pemipetan yang Benar: Melangkah dengan Akurat

Ada dua teknik pemipetan utama yang perlu Anda ketahui:

A.. Forward Pipetting (Pemipetan Normal)

Teknik ini adalah yang paling umum digunakan untuk larutan berair,encer, atau non-volatile.

  1. Pencelupan Tip: Pasang tip steril pada pipet. Tekan tombol pendorong hingga titik berhenti pertama.
  2. Aspirasi Larutan: Celupkan ujung tip ke dalam larutan (sekitar 2-3 mm di bawah permukaan). Lepaskan tombol pendorong secara perlahan dan konstan untuk menarik larutan. Pastikan tidak ada gelembung udara yang terperangkap.
  3. Dispensing Larutan: Pindahkan pipet ke wadah tujuan. Tekan tombol pendorong hingga berhenti pertama untuk mengeluarkan sebagian besar larutan, lalu tekan hingga titik berhenti kedua untuk mengeluarkan sisa cairan. Hal ini akan memastikan seluruh volume larutan sudah berpindah.

B. Reverse Pipetting (Pemipetan Terbalik)

Teknik ini cocok untuk larutan kental, mudah menguap, atau volume yang sangat kecil.

  1. Pencelupan dan Aspirasi Berlebih: Tekan tombol pendorong hingga titik berhenti kedua. Celupkan ujung tip, lalu lepaskan tombol perlahan untuk menarik larutan melebihi volume yang dibutuhkan.
  2. Dispensing Larutan: Pindahkan pipet ke wadah tujuan. Tekan tombol pendorong hanya sampai titik berhenti pertama untuk mengeluarkan volume larutan yang tepat.
  3. Buang Sisa Larutan: Tarik pipet, dan buang sisa cairan yang tertinggal di ujung tip

3.  Jaga Kualitas Hasil: Tips dan Trik Tambahan

  • Pramembasahi Tip (Pre-wetting): Sebelum mengambil sampel, hisap dan keluarkan larutan ke dalam tip beberapa kali. Ini akan melapisi dinding tip dengan larutan, sehingga mengurangi kesalahan akibat tegangan permukaan dan menghasilkan volume yang lebih akurat saat pengambilan sampel.
  • Hindari Sudut yang Salah: Selalu pegang pipet dalam posisi vertikal. Memipet dengan sudut miring bisa menyebabkan volume larutan yang terhisap tidak sesuai.
  • Kecepatan yang Konsisten: Pastikan kecepatan saat menarik dan mengeluarkan larutan stabil. Gerakan yang terlalu cepat bisa menyebabkan gelembung atau percikan yang merusak sampel.
  • Perhatikan Suhu: Suhu larutan yang berbeda dari suhu ruangan bisa mempengaruhi densitas dan volume. Biarkan larutan mencapai suhu ruangan sebelum memipet.
  • Pemeliharaan Rutin: Pipet harus dikalibrasi secara rutin. Jaga pipet tetap bersih dan simpan dengan posisi vertikal di rak khusus untuk menghindari kerusakan.

Menguasai teknik pemipetan yang baik adalah investasi berharga. Dengan menerapkan teknik ini secara disiplin, Anda tidak hanya meningkatkan kualitas pekerjaan, tetapi juga memastikan bahwa setiap hasil yang dihasilkan di laboratorium adalah valid dan dapat diandalkan.

Picture of Global Mineralium Corporindo

Global Mineralium Corporindo