LANGKAH PENTING DALAM PENGOLAHAN BAHAN GALIAN SERTA PENINGKATAN KADAR MINERAL TARGET

Dalam artikel ini, kita akan membahas pengolahan bahan galian atau mineral, sebuah proses penting dalam industri pertambangan. Pengolahan bahan galian adalah proses pemisahan mineral berharga dari mineral pengotornya. Ini dilakukan dengan memanfaatkan perbedaan sifat fisik antara kedua jenis mineral tersebut. Proses ini tidak mengubah identitas kimia maupun fisik dari produk akhirnya. Biasanya, pengolahan ini dilakukan langsung di lokasi tambang. Tujuannya untuk menghasilkan konsentrat dengan kadar mineral yang lebih tinggi. Konsentrat ini memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi, sehingga layak untuk diproses lebih lanjut. Secara umum, pengolahan bahan galian bertujuan untuk (Suryani, Franto and Andini, 2022):

  1. Meningkatkan kadar dan harga jual bahan galian.
  2. Memisahkan mineral berharga dengan mineral pengotornya.
  3. Memisahkan mineral berharga satu dengan lainnya.
  4. Mengurangi kehilangan jumlah mineral berharga.
  5. Mengurangi biaya pengangkutan.

 

Salah satu alat yang dapat digunakan dalam pengolahan bahan galian untuk peningkatan kadar mineral adalah dengan menggunkan Humpre Spiral/Spiral Chute. Humphrey Spiral, atau dikenal juga sebagai Spiral Chute, adalah alat yang digunakan dalam proses pengolahan bahan galian untuk meningkatkan kadar mineral. Alat ini memanfaatkan gaya sentrifugal dan aliran air untuk memisahkan mineral berat dari mineral ringan. Proses pemisahan ini termasuk dalam kategori metode konsentrasi gravitasi (gravity concentration). Secara sederhana, Humphrey Spiral bekerja dengan memisahkan konsentrat (mineral berharga) dari sisa hasil pengolahan (SHP) menggunakan aliran air horizontal. Material yang akan dipisahkan dialirkan ke dalam alat berbentuk spiral. Mineral yang lebih berat akan cenderung bergerak ke bagian dalam spiral karena gaya sentrifugal, sementara mineral yang lebih ringan akan terbawa oleh aliran air ke bagian luar. Beberapa faktor kunci yang memengaruhi efisiensi pemisahan (recovery) pada Humphrey Spiral meliputi (Suryani, Franto and Andini, 2022):

  1. Bidang Aliran: Kemiringan dan bentuk saluran spiral sangat menentukan bagaimana partikel bergerak dan terpisah.
  2. Kecepatan Aliran: Kecepatan air harus diatur dengan tepat agar mineral berat dapat terendapkan secara efektif tanpa terbawa arus, sementara mineral ringan dapat terbuang.
  3. Berat Jenis Material: Perbedaan berat jenis antara mineral berharga dan pengotor adalah prinsip dasar dari metode ini. Semakin besar perbedaannya, semakin mudah proses pemisahan.
  4. Kekentalan Cairan: Kekentalan air atau media pengencer lainnya juga memengaruhi kecepatan pengendapan partikel, sehingga harus diperhatikan untuk hasil yang optimal.

 

DAFTAR PUSTAKA

Suryani, S., Franto, F. and Andini, D.E. (2022) ‘Pengaruh Laju Aliran Dan Ukuran Umpan Sisa Hasil Pengolahan Dengan Humprey Spiral Pada Skala Laboratorium Kabupaten Bangka’, Mineral, 7(2), pp. 37–43. Available at: https://doi.org/10.33019/mineral.v7i2.3512.

Picture of Global Mineralium Corporindo

Global Mineralium Corporindo