Metode Menurunkan Emas Menjadi Padatan Solid Dari Bentuk Ion nya Dalam Sistem Aqua Regia ( Larutan Kimia Aurum)

Proses untuk mengubah kembali emas yang telah larut dalam aqua regia (dalam bentuk asam kloroaurat, HAuCl4) menjadi bentuk padat (solid) disebut pengendapan atau presipitasi. Proses ini dilakukan dengan menambahkan zat kimia yang disebut agen pereduksi. Agen pereduksi akan “merebut” klorin dari emas dan membuat emas kembali ke keadaan logam murninya (Au^0 = Au memiliki bilangan oksidasi sama dengan nol jika dalam bentuk unsur aslinya).

Tahap 1.

Menetralkan Sisa Asam Nitrat

Sebelum kita mengendapkan emas dengan sistem presipitasi, kita wajib menyingkirkan sisa asam nitrat (HNO3) dari larutan. Jika tidak, asam nitrat akan bereaksi dengan agen pereduksi yang akan kita tambahkan, sehingga proses pengendapan emas gagal atau tidak sempurna.

Biasanya, untuk menghilangkan asam nitrat ditambahkan Urea (Yap benar, urea yang biasa digunakan pupuk tanaman oleh para petani), atau dalam rumus kimianya (CO(NH2)2).

Prosesnya:

  1. Panaskan larutan aqua regia yang mengandung emas secara perlahan (jangan sampai mendidih).
  2. Tambahkan bubuk urea sedikit demi sedikit ke dalam larutan hangat tersebut.
  3. Saat ditambahkan, larutan akan berbuih atau “mendidih” (menghasilkan gas nitrogen dan CO2). Terus tambahkan urea secara perlahan sampai tidak ada lagi reaksi buih yang terjadi.
  4. Ketika penambahan urea tidak lagi menghasilkan buih, artinya semua sisa asam nitrat telah berhasil dinetralkan.

 

TAHAP 2:

Proses Pengendapan Emas (Reduksi Au)

Setelah sisa asam nitrat hilang, kita bisa langsung memulai proses pengendapan. Agen pereduksi yang paling umum dan efektif digunakan adalah Natrium Metabisulfit (Sodium Metabisulfite/SMB Na2S2O5). SMB mudah didapatkan dan murah.

Prosesnya:

  1. Larutkan bubuk Natrium Metabisulfit (SMB) ke dalam air (disarankan menggunakan air destil/aquadest) dalam wadah terpisah. Larutan dibuat hingga jenuh (artinya SMB tidak lagi bisa larut dalam air). Atau dapat juga digunakan langsung dengan mencampurkan serbuk SMB ke dalam larutan kloroaurat.
  2. Tuangkan larutan/padatan SMB tersebut secara perlahan ke dalam larutan asam kloroaurat yang sudah dinetralkan tadi (pastikan larutan kloroaurat saat penambahan SMB dilakukan saat larutan dipanaskan).
  3. Saat dicampur, larutan biasanya langsung akan segera berubah warna menjadi lebih gelap, dan serbuk halus berwarna coklat akan mulai terbentuk dan mengendap di dasar wadah. Serbuk coklat inilah emas murni dalam bentuk partikel halus.
  4. Biarkan larutan selama beberapa jam (atau sampai larutan berwarna jernih dan terpisah) agar semua emas mengendap dengan sempurna.

 

Reaksi kimia yang terjadi:

2HAuCl4 + 3Na2S2O5 + 4H2O -> 2Au(s) + 8HCl + 3Na2SO4 + 3SO2

Agen pereduksi lainnya dapat digunakan antara lain: FeSO4, gas SO2, atau Hidrazine Hidrate (N2H4) (lebih mahal menggunakan N2H4, namun tingkat selektvitasnya tinggi).

Tahap 3:

Pengecekan dan Pemisahan

  1. Pengecekan: Untuk memastikan semua emas telah mengendap, kita bisa mengambil

sedikit cairan bening di atas endapan dan mengujinya dengan larutan stannous chloride. Jika larutan uji berubah menjadi ungu atau hitam, artinya masih ada emas terlarut dan proses pengendapan perlu dilanjutkan. Jika tidak ada perubahan warna, berarti semua emas sudah turun.

  1. Pemisahan: Setelah endapan sempurna, buang cairan asam sisa (supernatan) secara

hati-hati dengan cara disaring menggunakan kertas saring atau menggunakan Buchner yang dilengkapi dengan pompa vakum. Endapan yang tertahan adalah emas dengan kemurnian tinggi.

Tahap 4:

Pencucian dan Pemurnian

Endapan emas yang berwarna coklat tadi masih bercampur dengan sisa-sisa bahan kimia.

  1. Cuci dengan Air Panas: Tambahkan air akuades panas ke dalam endapan,

aduk, biarkan mengendap lagi, lalu buang airnya. Ulangi proses ini beberapa kali untuk

membersihkan sisa asam.

  1. Setelah bersih, keringkan serbuk emas tersebut.


Tahap 5:

Peleburan

Serbuk emas berwarna coklat yang sudah bersih dan kering ini kemudian dilebur menggunakan tungku pemanas bersuhu tinggi (di atas 1064 °C)/dapat menggunakan induksi smelting. Saat melebur, tambahkan sedikit boraks sebagai fluks untuk membantu mengikat kotoran dan menurunkan titik leleh sehingga menghasilkan bulatan emas murni yang berkilau dan memiliki kemurnian 99,99%.

Picture of Global Mineralium Corporindo

Global Mineralium Corporindo