Sebagai wujud komitmen dalam menerapkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), PT Global Mineralium Corporindo kembali menyelenggarakan Pelatihan Mitigasi Kebakaran bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan seluruh personel. Dengan demikian, seluruh tim lebih siap menghadapi potensi keadaan darurat, khususnya risiko kebakaran di lingkungan kerja dan laboratorium.
Mengapa Laboratorium Membutuhkan Pelatihan Mitigasi Kebakaran
Laboratorium pengujian memiliki karakteristik risiko yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh penggunaan peralatan listrik, bahan kimia, dan gas bertekanan dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, berbagai kegiatan pengujian juga berpotensi menimbulkan sumber bahaya baru. Oleh karena itu, pemahaman mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran menjadi aspek penting dalam penerapan sistem K3 yang efektif.
Materi Dasar dalam Pelatihan Mitigasi Kebakaran
Pelatihan diawali dengan penyampaian materi dasar-dasar kebakaran. Materi ini meliputi penyebab terjadinya kebakaran, klasifikasi kebakaran, dan konsep segitiga api (fire triangle). Selanjutnya, peserta juga mempelajari faktor-faktor yang mempercepat penyebaran api. Sebagai pelengkap, instruktur turut memaparkan langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan setiap pekerja dalam aktivitas hariannya.
Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG)
Selain materi dasar, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG). Sistem ini menjadi bagian penting dari perlindungan kebakaran di lingkungan kerja. Dalam sesi ini, dijelaskan bahwa MKKG bertujuan mencegah terjadinya kebakaran dan meminimalkan dampak apabila kebakaran tetap terjadi. Tidak hanya itu, MKKG juga memastikan seluruh penghuni gedung dapat melakukan evakuasi secara aman dan terkoordinasi.
Materi MKKG mencakup beberapa hal berikut:
- Identifikasi potensi bahaya kebakaran
- Penyediaan sarana proteksi aktif dan pasif
- Penyusunan prosedur tanggap darurat
- Pembentukan organisasi tanggap darurat
- Inspeksi dan pemeliharaan fasilitas proteksi kebakaran secara berkala
Sebagai tambahan, peserta juga diajak mengenali jalur evakuasi, titik kumpul (assembly point), dan sistem alarm kebakaran. Dengan memahami peran masing-masing individu, seluruh personel diharapkan mampu berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Menurut standar keselamatan gedung yang diterbitkan Kementerian Ketenagakerjaan RI, penerapan MKKG yang konsisten terbukti menurunkan risiko korban jiwa saat kebakaran terjadi.
Praktik Langsung Penggunaan APAR

Sebagai bagian dari pembelajaran praktis, tim DAMKAR memberikan demonstrasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sesuai prosedur yang benar. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti praktik langsung memadamkan api menggunakan APAR. Melalui praktik ini, peserta memahami teknik penggunaan yang tepat, mulai dari pemeriksaan kondisi APAR hingga metode pemadaman yang aman dan efektif.
Simulasi Tanggap Darurat dan Koordinasi Tim
Tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, pelatihan mitigasi kebakaran ini juga menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan pengambilan keputusan yang cepat dalam situasi darurat. Melalui simulasi yang diberikan, peserta dilatih mengenali perannya masing-masing dalam proses evakuasi. Dengan kerja sama yang baik, risiko terhadap keselamatan jiwa, aset perusahaan, dan lingkungan pun dapat diminimalkan.
Komitmen Berkelanjutan terhadap Budaya K3
Pelaksanaan pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi berkelanjutan program K3 di PT Global Mineralium Corporindo. Perusahaan meyakini bahwa keberhasilan penerapan K3 tidak hanya ditentukan oleh tersedianya fasilitas keselamatan. Sebaliknya, kompetensi, kepedulian, dan kesiapan seluruh personel dalam menghadapi kondisi darurat menjadi faktor penentu utama.
Melalui sinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran, PT Global Mineralium Corporindo berharap budaya keselamatan semakin tertanam dalam setiap aktivitas kerja. Pada akhirnya, dengan pengetahuan yang memadai, keterampilan yang terus diasah, serta komitmen bersama terhadap penerapan K3, perusahaan optimis dapat mewujudkan lingkungan kerja yang aman, profesional, dan berkelanjutan.
“Keselamatan bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur, tetapi merupakan budaya yang dibangun melalui pengetahuan, kepedulian, dan kesiapsiagaan bersama.”
Pengujian Mineral Terpercaya di PT Global Mineralium Corporindo




