METODE ANALISIS MINERAL ORE

Mengenal Metode Analisis Mineral Ore Untuk Perindustrian Pertambangan Indonesia

Seberapa Krusial Mineral Ore?

Setiap ton pada sampel atau bijih atau ore mineral yang ditambang menyimpan nilai ekonomi yang dapat diketahui setelah melakukan pengujian laboratorium. Perusahaan tambang tidak dapat menentukan harga jual apabila data analisis ore tidak valid atau tidak dapat dipercaya. Data pengujian yang akurat juga menjadi syarat utama dalam pemenuhan regulasi ekspor dan menjadi dasar untuk meyakinkan investor terhadap kualitas cadangan mineral.

Untuk itu laboratorium pengujian memiliki peran yang tidak dapat digantikan. Namun, untuk mendapati hasil pengujian laboratorium yang akurat dan bisa dipercaya oleh calon customer dan investor, maka perlu laboratorium pengujian mineral ore yang terakreditasi (oleh KAN). Laboratorium terakreditasi sudah dipastikan metode yang digunakan termutakhir dengan Quality Control (QC) yang ketat dan Quality Assurance (QA) yang terjamin, selain itu kompetensi analis yang mumpuni serta peralatan yang terkalibrasi.

Metode Utama dalam Analisis Mineral Ore

Digest 4 Asam

Metode analisis mineral ore ini digunakan untuk menganalisa base metal seperti tembaga, timbal, seng, nikel, dan lainnya. Dengan kombinasi pengujian empat asam yang kuat maka dapat melarutkan sampel atau bijih atau mineral ore secara menyeluruh.

NiS (Nikel Sulfida) Fire Assay

Metode analisis mineral ore ini digunakan sebagai penentu kadar emas yang diakui secara internasional sebagai referensi utama pengujian mineral ore untuk kadar emas. Dengan meleburkan ore bersama fluks pada suhu tinggi, yang menghasilkan bead logam kemudian dianalisis. Analisa Nis Fire Assay juga bisa dilakukan untuk Platinum Group Elements (PGE).

Gravimetri

Metode analisis mineral ore ini digunakan khusus untuk perameter SiO2 (silikon dioksida). Dengan berbasis penimbangan presisi metode ini akan memberikan kadar SiO2 yang akurat. Pengendapan Analit, Penyaringan, Pengeringan, dan Penimbangan adalah langkah utama dari metode Gravimetri.

Peran Instrumen dalam Pembacaan Hasil

Setelah metode analisis mineral ore dilakukan preparasi dengan metode yang relevan untuk karakteristik sampel atau bijih, atau ore. Salah dua instrumen atau alat pembacaan yang digunakan dalam pengujian mineral ore modern sebagai berikut:

ICP-OES (Inductively Coupled Plasma – Optical Emission Spectrometry)

Instrumen pembacaan ini mampu menganalisis puluhan unsur secara simultan dalam satu pembacaan dengan sensitivitas yang tinggi dan efisiensi waktu yang baik. Instrumen ICP-OES ini sangat relevan untuk analisis multi-elemen pada sampel atau bijih atau mineral ore.

Spektrometer UV-VIS

Instrumen pembacaan ini mengukur absorbansi cahaya pada panjang gelombang tertentu untuk menentukan konsentrasi analit. Digunakan untuk parameter spesifik.

Pemilihan instrumen bergantung pada jenis parameter, konsentrasi yang diharapkan, dan persyaratan metode yang digunakan.

Akreditasi KAN untuk hasil pengujian yang diakui

Metode dan instrumen terbaik tidak cukup untuk mendapatkan kepercayaan customer atau investor. Laboratorium perlu mengimplementasikan sistem manajemen dengan standar ISO/IEC 17025 untuk mendapatkan kepercayaan customer atau investor tersebut. Standar tersebut sudah diakui secara internasional maka mineral ore yang anda punya akan diuji dengan akurat, tertelusur, dan terjamin.

Analisis Mineral Ore yang Terakreditasi?

PT Global Mineralium Corporindo (GMC) adalah laboratorium pengujian terakreditasi KAN dengan nomor LP-1972-IDN yang melayani pengujian mineral ore dengan metode 4 Asam, NiS Fire Assay, dan Gravimetri, menggunakan instrumen ICP-OES dan Spektrometer UV-VIS. Seluruh ruang lingkup pengujian telah tersertifikasi dan dapat diverifikasi di kan.or.id atau Sertifikat KAN GMC.

Hubungi kami untuk diskusi kebutuhan pengujian Mineral Ore anda.

 

Picture of Global Mineralium

Global Mineralium