Apakah kalian sudah tahu apa itu Platinum Group Metals atau biasa disingkat PGMs atau dalam bahasa Indonesia logam golongan platina? Logam golongan platinum (PGMs) adalah unsur logam dalam tabel periodic yang mencakup enam logam blok-d dari golongan 8, 9, dan 10 serta periode 5 dan 6. Logam-logam tersebut adalah rutenium (Ru), rodium (Rh), paladium (Pd), osmium (Os), iridium (Ir), dan platinum (Pt). Kimia dari unsur-unsur ini serupa dan didasarkan pada kulit elektron 4d (Ru, Rh, dan Pd) atau kulit 5d (Os, Ir, dan Pt) (Hughes et al., 2021).
![]() |
![]() |
![]() |
| Platinum | Palladium | Rhodium |
![]() |
![]() |
![]() |
| Iridum | Ruthenium | Osmium |
PGM sangat penting untuk berbagai aplikasi penggunaan akhir dalam produk konsumen dan komersial, serta proses industri. Berbagai aplikasi PGM sangat penting di era modern, sehingga pemahaman tentang permintaan PGM yang berkelanjutan dan penggunaan akhirnya sangat penting untuk mengelola cadangan PGM. Yang paling penting, PGM banyak digunakan dalam berbagai proses katalitik, seperti produksi amonia dan amonium nitrat, serta konverter katalitik untuk mengurangi emisi berbahaya dan polutan dari sistem pembuangan kendaraan (Hughes et al., 2021).
PGM berfungsi sebagai katalis dalam proses penting, termasuk produksi amonia dan amonium nitrat , konverter katalitik, sel bahan bakar hidrogen , dan berbagai area signifikansi lainnya. Katalis PGM merupakan kategori katalis oksida campuran, memungkinkan analisis komprehensif permukaan kimia dan sifat katalitiknya di bawah kondisi yang setara dengan yang dialami oleh katalis oksida operatif. Dalam katalis PGM, rodium berperan sebagai katalis reduksi, paladium berfungsi sebagai katalis oksidasi, dan platinum berfungsi sebagai katalis redoks. Sintesis PGM melibatkan beragam metodologi, biasanya menghasilkan mikrostruktur dan nanostruktur dengan spektrum bentuk yang kaya, termasuk bola, piramida, kubus, dan dumbel. Yang paling penting, katalis platinum telah menarik perhatian yang signifikan karena aktivitas luar biasa mereka dalam mengkatalisis reaksi oksidasi CO (Chidunchi et al., 2024).





